Senin, Januari 26, 2009

Pagi yang cerah. Walaupun mendung. Hari ini penyakit autis ku kambuh.

Semalem tidur jam 1 pagi. Dan sebelum tidur, aku sms banyak-banyak ke temenku. Ternyata, kehadiran temen-temen bisa menghangatkan malam terdingin sekalipun. Oleh karena itu, jagalah teman-teman kita, karena aku yakin, kita gak mau kehilangan satu teman pun. Mereka yang bisa buat aku tidur, buat aku tertawa sampai capek, nangis sampe mbeler-mbeler. Dan karena itu, aku gak pernah takut sendirian. Karena bahkan dalam kegelapan dan keheningan, suara mereka selalu menuntun dan menemaniku.

Minggu, Januari 25, 2009

My heart talks

Kadangkala saya masih saja ingin menangis pada tengah malam. Dan saya tidak akan berhenti melakukan hal itu hanya karena segalanya berjalan lancar-lancar saja.

***

well then.
Aku ingin disini ada orang yang bisa kupeluk. Tapi yang ada cuma suara kereta api, dan bulan yang tak sampai setengahnya.
And it's gonna be a long night..

Hell at 1.15 am

Yes, everybody. Hell at 1.15 am.

Ceritanya gini,
malam hari jam 11 aku baru bisa tidur. Biasa lah, anak kalong (yang gak tau kalong itu apa, kalong adalah sebutan untuk hewan sejenis kelelawar). Sesuai ritual tiap malam, jendela kamar yang satu aku buka, yang satu ditutup. Apalagi akhir-akhir ini Jogja panas abis..

Habis itu, tidur deh aku. Setelah kira-kira tidur 1 jam, aku terbangun. Nih mata dua-duanya panas dan perih banget. Aku gak berani buka mata, dong. Takutnya ntar buta mendadak. Aku tidak sanggup menghadapi kenyataan ituuuuuuu!! Dan sambil nahan rasa sakit, aku pegangin aja tuh mata dua-duanya. Lhahh! Tapi kok, keluar cairan dari kedua mataku? Air mata? Bukan. Air liur? Gak mungkin. Air teh? Semakin gak mungkin. Baunya kayak minyak kayu putih. . Dan ternyata saudara sekalian, itu adalah MINYAK KAYU PUTIH!! Keluar dari mataku!!

Aku panik, dong. Kok bisa mataku ketumpahan minyak kayu putih? Gak lucu banget. Dan malu-maluin abis!!

Akhirnya, tuh perih dan panas gak ilang-ilang. Dan tetep aja gak berani buka mata. Aku coba buat tidur lagi, akhirnya. (sebuah keputusan géndhéng oleh anak dodol)

Setelah beristirahat meringankan beban pikiran selama 1 jam, aku bangun, dan langsung jalan ke depan kaca. Sambil raba-raba tembok bak Si Gua Dari Buta Hantu. Eh, Si Buta Dari Gua Hantu itu, deh.. Tinggal ada si Kliwon, mantaplah penampilanku. Hahaha. Dan aku mencoba buat buka mata. Wadaw,,perih banget! Mau tutup mata, perih. Dibuka, sama aja. Berasa makan buah simalakama. Mataku merah banget. Kayak matanya orang-orang yang kesetanan di film horror. Bukan kayak orang kesetanan waktu liat sale 70% di Debenhams.

Dan penderitaan pun dimulai. Aku bingung nih mata mau diapain. Ahaaa! Aku tahu. Aku jongkok aja. Ide brilian. Dan aku beneran jongkok di pojok kamar, sambil pegangin mataku yang kesakitan, sambil merintih. Beneran udah mirip kucing kelindas gerobag, deh.

Dan ide brilianku yang kedua pun muncul. Aku mau kompres mata aja, pakai es batu dingin (emang ada es batu panas?). Aku lari ke dapur. Tapi ternyata eh ternyata, ada seonggok es krim Walls yang belom abis kumakan. Jadi, aku kompres mata pake tangan kiri sambil makan es krim pake tangan kanan. Another brilliant idea.

Dan sisa waktu selanjutnya cuma kuhabiskan buat kasih obat tetes mata dan kompres mata. Aku gak masuk sekolah, deh. Buat liat jalan aja gak jelas banget, apalagi buat baca tulisan..

Yahh,, nasib.

Jumat, Januari 23, 2009

The Come Back

Akhirnya aku posting lagi. Setelah sekian lama nganggurin blog ini.

Panas banget di sini. Parah.. Baru melangkahkan kaki dari gerbang depan sekolah, nih badan rasanya udah mau meleleh. Semakin melangkah ke depan, makin banyak keringat bercucuran. Walaupun jalan perjuangan tak semudah prakira, tapi kita para pemuda-pemudi negara harus tetap berjuang demi kebangkitan ibu pertiwi. (apaan sih, cak. .)

Serius. Panas abis.. Seakan-akan kuali neraka bocor. Ato mungkin, dunia ini udah kayak neraka kali ya.. Secara makin marak tindakan tidak baik yang terjadi.
*hmph. Ya sudah.

Masih nyambung sama panas hari ini, kepalaku juga lagi panas. Selain gara-gara dipanggang sinar matahari, itu juga karena aku gak ketemu Bu Niar, guru biologi kesayangan. Yaaah, padahal aku mau melapor. Tapi ternyata beliau sudah tidak ada. Terus, gara-gara nilai tes ku jelek. Abis-abisan, deh.. Komplet sebelnya.

Dan sepanjang jalan mau pulang, aku ketemu banyak orang (pastinya!). Atika, Cindy, Nadz, Angga ama Mbak Dini. Gara-gara 'kesebelanku' tadi, aku jadi main ngambek ajah di depan mereka.
Nadz : "hai, cak!"
Icak : "hem." --> sambil pasang wajah muram.

Same case :
"halo, cak!"
"apah."

dan banyak yang lainnya.

Baru deh, sampai kamar aku menyesal. Kenapa aku melampiaskan kekesalanku pada mereka, ya? Mereka kan gak salah apa-apa ama aku. Rasanya aku pengen minta maaf ama mereka, sambil kasih senyum terbesarku serta pelukanku yang paling hangat. Awww ..

Minggu, Desember 14, 2008

hohhhhh

males posting.

huff.

Senin, Desember 01, 2008

Loop the Loop

Wah, cuaca akhir-akhir ini jadi panas. Menyenangkan, sebenarnya. Apalagi aku lagi pilek. (lho??)

Habis pulang sekolah, nih. Hari yang aneh. Tidak jelas. Ibarat bilangan imajiner.

Oh ya, lagunya Beyonce yang judulnya If I were A Boy, keren banget . .

Seperti yang telah disebutkan di atas, benar-benar geje (gak jelas). Aku yang geje. Siapa yang geje? Ica.

Sejak kecil, aku suka baca buku psikologi. Aku inget banget, buku psikologi pertama yang kubaca adalah tulisannya Dale Carnegie. Itu kira-kira aku kelas 2 SD. Selanjutnya, aku jadi suka banget baca buku yang bukan seharusnya dibaca anak kecil.

Geje.

Aku suka maen piano. Belajar dengan waktu yang sangat singkat.

Geje.

Aku suka bikin sketsa dan aku suka hasilnya.

Geje.

Aku gak suka diatur.

Geje.

Entah kenapa, banyak orang berkata aku udah kayak umur 40 tahun.

Geje.

Aku sering bertindak dan berpikir 'aneh'.

Geje.

Dan katanya Pak Hendra (psikolog), aku memiliki emosi yang labil. Karena ada proses yang terlewat. Karena aku 'melompat-lompat'. Katanya, anak indigo atau apa, gitu.

Geje.
Geje.
Geje.
Geje.

Parah.

Bingung, aku.

Ada yang mau bantu aku?

press 'play' button

Pagi ini, setelah bangun tidur (dan belum mandi, tidak lupa tidak gosok gigi), aku nangkring di balkon. Bukan, bukan buat berkokok. Tapi cuma untuk yaaaa, sekedar nangkring.

Duduk bersila. Sambil dengerin lagunya Home Made Kazoku yang judulnya Nagareboshi. Sambil minum segelas air putih (kalo pagi air putih biasa, kalo tengah malem air putih dingin).

Dan pikiranku pun berkelana (ciehh..). Memikirkan sesuatu. Aku pengen sekolah di sana. Aku gak mau say gudbye ke boku no oniichan. Huaaaaaaa.

Huff, akhirnya aku menghabiskan air ku.
Mandi, ah..
 
template by suckmylolly.com flower brushes by gvalkyrie.deviantart.com